PSI Tapteng Sesalkan Sikap Bawaslu

oleh Riduan Situmorang pada 21 Mei 2018 (323 kali dibaca)

Gambar diambil dari Screenshoot change.org

Tobawriters.com, Medan – Kamis, 17 Mei 2018 Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melaporkan Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni dan wakilnya Chandra Wiguna, ke Bareskrim Mabes Polri sebagai pelaku tindak pidana Pemilu terkait pemasangan iklan PSI di media Jawa Pos pada 23 April 2018. Iklan tersebut diduga melanggar Pasal 492 Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Menyikapi hal tersebut, kader PSI Tapteng, Hadamean Tumanggor, turut bersuara. Menurutnya, apa yang dilakukan PSI bukan mengampanyekan figur bacaleg, melainkan meminta respon masyarakat kepada tokoh-tokoh yang masuk nominasi di bursa capres dan kabinetnya.

“Itukan tuntutan zaman sekarang bahwa partai harus terlibat menyuarakan tokoh-tokoh yang tepat memimpin bangsa ini. Soal apakah mereka dipilih? Itu belakangan. Dan, sekali lagi ,bahwa PSI tidak mencantumkan nama bacaleg dari PSI. Bagaimana dengan partai lain yang sejak dini terangan-terangan buat embel-embelnya di media televisi”, ujarnya.

Di tempat berbeda, Firman Situmeang juga turut menyesalkan sikap dari Bawaslu tersebut. “Apa yg dilakukan Bawaslu kepada PSI menciderai rasa keadilan. Pasalnya, Bawaslu hanya ngotot memperkarakan PSI, sementara partai lain yang secara terang-terangan pernah, bahkan berulangkali melanggar malah dibiarkan begitu saja,” katanya.

Lebih lanjut, Firman Situmeang juga menyatakan bahwa ini bukan kali pertama PSI coba dilemahkan. “Kami sudah pernah diserang dengan berbagai isu, mulai dari partai pendukung penista agama, partai penjilat pemerintah, hingga dituduh sebagai reinkarnasi PKI. Namun, kami tidak akan gentar, tidak sedikitpun,” ujarnya lantang.

Senada dengan itu, Ketua PSI Tapteng, Roy Aritonang, juga menyatakan siap bergandengan tangan dengan kader PSI di seluruh Indonesia. “PSI Tapteng dan PSI Pusat siap melawan dan menghadapi kasus ini lewat jalur hukum,”ucapnya. Roy Aritonang juga mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk mendukung perjuangan PSI dengan meneken petisi di www.change.org bertajuk “Jangan penjarakan Raja Juli Antoni”.

Info Penulis

Terlanjur Suka Manulis, tapi Bukan Hoax. Pengajar di Prosus Inten Medan. Sangat Bersemangat untuk Mengajar Orang Lain Menulis. Sudah Pernah Ke Paris atau Keliling Eropa (Cie, ketahuan bohongnya) hanya Karena Menulis dan Berkebudayaan

Bagikan:


Komentar