Pilih BH ukuran 36B atau Yang Isinya Ukuran 36B?

oleh Riduan Situmorang pada 7 Juli 2018 (475 kali dibaca)

Ilustrasi Diambil dari wallhere.com

Hidup ini akan sangat melelahkan, sia-sia, dan menjemukan bila Anda hanya menguras pikiran utk mengurus “bungkus”-nya saja dan mengabaikan “isi”-nya. Maka, bedakanlah apa itu “bungkus”-nya dan apa itu “isi”-nya. Begini ilustrasinya. “Rumah yang Indah” hanya bungkusnya. “Keluarga Bahagia” itulah isinya.

“Pesta Pernikahan” hanya bungkusnya, “cinta kasih, pengertian, dan tanggung jawab”, itulah isinya.

“Kekayaan” itu hanya bungkus. Isinya adalah “hati yang gembira”.

“Makan yang enak” hanya bungkus, isi sesungguhnya adalah “gizi, energi, dan kesehatan”.

Demikian juga dengan penampilanmu. “kecantikan dan ketampanan” hanyalah bungkus yang tak perlu. Yang perlu adalah isinya, yaitu “kepribadian dan hati”.

Jangan lupa juga, bahwa “bicara” itu hanya bungkus, “kenyataan” itulah yang sejati.

“Buku” pun hanya bungkusnya, “pengetahuan” itulah isinya.

“Jabatan” hanya bungkus, “pengabdian dan pelayanan” itulah isinya.

Oh, iya, ini jauh lebih penting lagi: “pergi ke tempat ibadah” hanya bungkusan, karena isinya adalah “melakukan ajaran agama”.

“Kharisma” hanya bungkusnya, “bagaimana karakter” begitulah isinya.

“Rezeki” itu hanya bungkusnya, “berkah” itulah isinya.

Di pekerjaan, “gaji” hanya bungkusnya, “persaudaraan, keceriaan, dan bagaimana orang lain datang melihatmu ketika bergembira dan rendah hati menjengukmu ketika berduka” itulah  isinya.

Karena itu, utamakanlah isinya serta tetaplah merawat bungkusnya dengan baik. Maaf kalau saudara-saduaraku sejak tadi menunggu mana cerita isinya BH yang nggak muncul-muncul . Makanya, jangan melihat judulnya saja, tetapi lihatlah “isi”-nya.

****Dikutip dengan Perubahan Seperlunya oleh Riduan Situmorang


Renungan ini diambil dari pesan WhatsApp Emha Ainun Najib. Emha Ainun Najib juga dikenal sebagai Cak Nun. Nama aslinya adalah Muhammad Ainun Nadjib. Dia adalah tokoh intelektual bernapaskan Islam.


Baca Juga Ulasan Lainnya: Karena Ratna Sarumpaet katanya Keturunan dari Tokoh “Ormas” Terlarang

Baca Juga Ulasan Lainnya: Siapakah Tuhan?

Baca Juga Ulasan Lainnya: Yesus Itu Islam

Info Penulis

Terlanjur Suka Manulis, tapi Bukan Hoax. Pengajar di Prosus Inten Medan. Sangat Bersemangat untuk Mengajar Orang Lain Menulis. Sudah Pernah Ke Paris atau Keliling Eropa (Cie, ketahuan bohongnya) hanya Karena Menulis dan Berkebudayaan

Bagikan:


Komentar