Firman Jaya Daeli Didorong Jadi Menteri Jokowi Jilid 2

oleh Parno Mahulae pada 9 Agustus 2019 (446 kali dibaca)

Firman Jaya Daeli bersama Arianto Hulu

Menjelang dilantiknya Presiden dan Wapres terpilih Jokowi-Ma’aruf Amin Pada Oktober mendatang menjadi hangat diperbincangkan siapa yang akan akan menduduki kursi menteri ataupun lembaga setingkat menteri. Ketika kami meminta Pendapat salah seorang aktivis milenial Arianto Hulu mengungkapkan bahwa sosok Firman Jaya Daeli layak mengisi kursi Mentri Hukum dan HAM. Hal Ini dilatar belakangi sosoknya yang sangat konsen di bidang hukum dan organisator ulung.

“Pak Firman Jaya Daeli ini Sejak dulu sangat konsen di bidang hukum bahkan ketika masih mahasiswa beliau pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP Permahi”. Ujar Arianto Hulu

Mantan Ketua PMKRI Denpasar ini menambahkan bahwa soal perjuangan Firman Jaya Daeli tak perlu di ragukan lagi bahkan beliau ini pendukung Militan Jokowi sejak menjabat Walikota Solo dan merupakan salah seorang yang mendorong PDIP mencalonkan Jokowi sebagai Presiden pada tahun 2014 silam.

Beliau sejak muda hingga Sekarang aktif di berbagai organisasi seperti PP GMKI dan DPP KNPI bahkan pernah jadi salah seorang anggota Fraksi PDIP di DPR-RI termuda periode 1999-2004 sekaligus pimpinan Fraksi PDIP bidang Polhukam. Ujar Arianto Kepala Divisi Dinamika Politik FBN (Forum Bela Negara) Bali ini.

Kemampuan organisatorsinya di nilai mampu memperbaiki manejemen di Kemenkumham khususnya memperbaiki manajemen Lembaga Permasyarakat yg kerap bergejolak. Tutupnya

Sebagai informasi Firman Jaya Daeli lahir 14 Desember 1968 dan merupakan Alumni Fakultas Hukum Universitas Janabrata Yogyakarta kemudian melanjutkan ke Pascasarjana Universitas Indonesia. Ketika masih kuliah pernah menjabat sebagai Senat Fakultas Hukum Universitas Janabra dan di organisasi ekstra kampus pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum dan Sekretaris DPP Permahi serta Di organisasi Kelompok Cipayung Pernah dipercayakan sebagai Ketua DPP GMKI.

Pada masa kepemimpinan Adhyaksa Dault sebagai Ketua Umum KNPI beliau dipercayakan sebagai Wakil Ketua MPI KNPI. Hingga sekarang aktif menjadi pembina atau Penasehat berbagai organisasi. Pada tahun 1998 bergabung dengan PDIP dan kemudian pada tahun 1999 terpilih sebagai Anggota DPR dan ditugaskan pada komisi Hukum dan Politik. Ketika menjabat sebagai Anggota DPR beliau merupakan anggota parlemen produktif dengan menjadi anggota inti Tim Perumus di Pansus/Panja DPR-RI saat merumuskan UU KPK, UU Kepolisian, UU Kejaksaan, UU Pertahanan Negara, UU TNI, UU Pengadilan HAM, UU Pemerintahan Daerah. Meskipun sekarang tidak menjabat lagi tetapi kesibukannya malah tak berkurang. Bahkan. Sering keliling Indonesia menghadiri undangan berbagai Instansi sebagai pembicara atau penceramah.

Info Penulis

pejuang suara rakyat

Bagikan:


Komentar